Syarat sah Laa ilaaha illallah
     face
  •   
  •  
Allah Yang Maha Perkasa

Icreasefontsize decreasefontsize

Syarat sah Laa ilaaha illallah

1-Mengetahui artinya

Yakni, orang yang mengucapkan kalimat ini hendaknya mengetahui arti dan kandungannya berupa penafian sesembahan haq dari selain Allah dan penetapannya hanya untuk Allah. Allah berfirman: "Maka ketahuilah (wahai Muhammad) bahwa tiada sesembahan yang haq kecuali Allah." (QS. Muhammad: 19)

2-Yakin

Artinya, tidak terdetik dalam hatinya keraguan terhadap kalimat ini dan kandungannya. Allah berfirman: "Sesunguhnya kaum mukmin adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya kemudian mereka tidak ragu dan berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah, mereka itu adalah orang-orang yang jujur." (QS. Al Hujurat: 15)

Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah, tidaklah seorang hamba menemui Allah dengan dua kalimat itu tanpa keraguan di dalamnya kecuali ia akan masuk surga." (HR. Muslim)

3-Menerima apapun tuntutan kalimat ini, baik dengan hati maupun lisan

Yang dimaksud dengan menerima di sini adalah lawan kata menolak dan menyombongkan diri. Allah berfirman: "Demikianlah Kami perlakukan orang-orang pendosa, dahulu (ketika di dunia) jika dikatakan kepada mereka laa ilaaha illallah mereka menyombongkan diri." (QS. Ash Shaffat: 34-35)

4-Ketundukan

Yakni, hendaknya seorang hamba mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi apa yang dilarangnya. Allah berfirman: "Barang siapa yang menyerahkan wajahnya kepada Allah dalam keadaan berbuat baik (ihsan) maka ia telah berpegang teguh dengan tali yang kuat, dan kepada Allahlah akhir dari segala urusan." (QS. Luqman: 22)

Perbudakan yang sebenarnya adalah perbudakan hati, apapun yang dapat menjadikan hati sebagai budaknya maka ia telah menjadi budaknya.

5-Kejujuran

Yakni, hendaknya orang mengucapkan kalimat ini dengan penuh kejujuran dari dalam hatinya, hatinya sama Persis dengan lisannya. Allah berfirman: "Di antara manusia ada orang yang berkata: Kami beriman kepada Allah dan hari akhir, namun mereka bukan orang mukmin. Mereka membohongi Allah dan orang beriman, tidaklah mereka membohongi kecuali diri mereka sendiri namun mereka tidak merasa." (QS. Al Baqarah: 8-9)

6-Keikhlasan

Yakni hanya menginginkan wajah Allah saja dengan kalimat ini. Allah berfirman: "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam keadaan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al Bayyinah: 5)

7- Kecintaan

Kecintaan terhadap kalimat ini dan orang-orang yang mengamalkannya dan melaksanakan syarat-syaratnya, serta membenci apapun yang dapat membatalkannya. Allah berfirman: "Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah." (QS. Al Baqarah: 165)

Setiap kali hati bertambah cintanya kepada Allah maka akan bertambah pula ibadahnya dan bebas dirinya dari selain Allah.

Ini adalah makna laa ilaaha illallah dan syarat-syaratnya yang akan menjadi sebab keselamatan di sisi Allah. Dikatakan kepada Hasan Al Bashri: Orang-orang berkata: Barang siapa mengatakan laa ilaaha illallah maka ia akan masuk surga. Beliau berkata: Barang siapa mengatakan laa ilaaha illallah dan menunaikan hak dan kewajibannya maka ia akan masuk surga.

Laa ilaaha illallah tidak akan bermanfaat untuk pengucapnya kecuali bila dia mengamalkannya dan menunaikan syaratnya. Adapun orang yang melafalkannya namun tidak mengamalkan tuntutannya maka ucapannya itu tidak bermanfaat untuknya sampai ia sertakan amal dalam ucapannya.

   
Subscibe